Puisi Jedinge Matalang Versi Bahasa Indonesia
Saturday, June 28, 2014
0
comments
Wadah Airnya Kosong
Karya : Tudekamatra
Wadah airnya kosong
Di mana isinya semua ?
Hujannya tersumbat
Danaunya surut
Sungainya putus
Hutan pegunungan gundul terbakar
Jika sudah seperti itu, di mana akan mencari air ?
Air laut terpaksa diminum
"Dé jangan sembarangan bicara !
lihatlah air jernih melimpah
di pipa-pipa pinggir jalan !"
Inilah yang disebut cerita terputus-putus
tak pernah kelar
Itu air PDAM, air berbayar
Siapa punya uang, dialah yang boleh minum
Uang melarikan limpahan air di danau,
di sungai,
dibawa ke hotel, villa, resort dan spa
Yang tak punya uang jangan bermimpi
bisa merasakan mandi setiap saat
dengan air yang jernih itu
Tanah Bali sudah bukan milik kita sendiri
Ada ungkapan "Bali for tourism"
oohhh Tuhan !
Karya : Tudekamatra
Wadah airnya kosong
Di mana isinya semua ?
Hujannya tersumbat
Danaunya surut
Sungainya putus
Hutan pegunungan gundul terbakar
Jika sudah seperti itu, di mana akan mencari air ?
Air laut terpaksa diminum
"Dé jangan sembarangan bicara !
lihatlah air jernih melimpah
di pipa-pipa pinggir jalan !"
Inilah yang disebut cerita terputus-putus
tak pernah kelar
Itu air PDAM, air berbayar
Siapa punya uang, dialah yang boleh minum
Uang melarikan limpahan air di danau,
di sungai,
dibawa ke hotel, villa, resort dan spa
Yang tak punya uang jangan bermimpi
bisa merasakan mandi setiap saat
dengan air yang jernih itu
Tanah Bali sudah bukan milik kita sendiri
Ada ungkapan "Bali for tourism"
oohhh Tuhan !
Baca Selengkapnya ....
